Mobil Listrik Bekas di Bawah Rp100 Juta, Pilihan Terbatas tapi Mulai Tersedia

liontranslates.com – Memiliki mobil listrik tidak lagi harus mengeluarkan ratusan juta rupiah untuk unit baru. Di pasar mobil bekas Indonesia per Oktober 2026, sudah mulai muncul beberapa pilihan dengan harga di bawah atau mendekati Rp100 juta. Meski pilihannya masih sangat terbatas, kehadiran unit-unit ini membuka peluang bagi konsumen yang ingin mencoba kendaraan listrik dengan budget lebih terjangkau.

Kondisi Pasar Saat Ini

Sebagian besar mobil listrik bekas masih berada di kisaran Rp150 juta ke atas. Namun, model city car listrik kecil, terutama dari Wuling, sudah ada yang menyentuh angka di bawah Rp100 juta. Harga tersebut biasanya berlaku untuk unit dengan kilometer tinggi, kondisi tertentu, atau varian entry-level.

Pilihan yang Paling Sering Ditemukan

1. Wuling Air EV
Ini menjadi model yang paling sering muncul di bawah atau sekitar Rp100 juta.

  • Beberapa unit tahun 2023–2024 (terutama varian Lite atau Standard Range) ditawarkan mulai Rp85 juta hingga Rp99 juta.
  • Harga tengah untuk unit 2022–2024 biasanya berada di kisaran Rp115–120 juta, tetapi unit dengan kondisi tertentu bisa lebih rendah.
    Air EV cocok untuk penggunaan dalam kota karena ukurannya yang kompak dan irit daya.

2. DFSK Seres E1
Model city car listrik ini juga sesekali muncul di kisaran Rp90–100 juta, tergantung tahun dan kondisi unit. Pilihannya tidak sebanyak Air EV, tetapi bisa menjadi alternatif.

Selain dua model di atas, hampir tidak ada mobil listrik bekas lain yang secara konsisten tersedia di bawah Rp100 juta dalam kondisi layak pakai.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli

Membeli mobil listrik bekas, apalagi di harga sangat murah, membutuhkan kehati-hatian ekstra:

  • Kondisi baterai — Ini komponen terpenting. Cek State of Health (SoH) baterai jika memungkinkan. Baterai yang sudah menurun kapasitasnya akan memengaruhi jarak tempuh dan nilai jual kembali.
  • Riwayat pengisian daya — Tanyakan apakah sering menggunakan fast charging atau hanya slow charging.
  • Kilometer dan usia — Unit dengan odometer tinggi biasanya lebih murah, tetapi pastikan perawatan rutin dilakukan.
  • Kelengkapan dokumen — Pastikan BPKB, STNK, dan faktur lengkap serta tidak bermasalah.
  • Garansi sisa — Beberapa unit masih memiliki sisa garansi baterai dari pabrikan.
  • Ketersediaan suku cadang dan bengkel — Pastikan layanan purnajual di kota Anda memadai.

Tips Membeli Mobil Listrik Bekas Murah

  1. Bandingkan banyak iklan di marketplace dan datang langsung untuk inspeksi.
  2. Bawa mekanik atau teknisi yang paham mobil listrik saat survei.
  3. Utamakan unit dengan riwayat service resmi.
  4. Hitung biaya pengisian dan ketersediaan charging station di rute harian Anda.
  5. Pertimbangkan biaya asuransi yang biasanya lebih tinggi untuk mobil listrik.

Saat ini, pilihan mobil listrik bekas di bawah Rp100 juta masih sangat terbatas dan didominasi oleh Wuling Air EV. Harga murah ini memang menarik sebagai pintu masuk ke dunia kendaraan listrik, tetapi pembeli harus sangat selektif terhadap kondisi unit, terutama baterai.

Jika budget bisa dinaikkan sedikit ke kisaran Rp150–200 juta, pilihan akan jauh lebih banyak dan kondisi unit biasanya lebih baik. Bagi yang tetap ingin mencoba di bawah Rp100 juta, lakukan riset mendalam dan inspeksi secara teliti agar tidak menyesal di kemudian hari.

Post Comment

You May Have Missed